WELCOME TO MY BLOG

Selamat datang di blog saya,
di blog ini teman-teman dapat menemukan berbagai hal tentang IT, Sepakbola ISL khususnya berita terkini tentang Persipura. Saya berharap teman-teman dapat menikmati blog ini. Terima Kasih. God Bless You.

Tentang Saya

Foto saya
seorang mahasiswa informatika di SWCU yang berharap akan jadi astronot kelak(gak nyambung..), yang sibuk dengan perkuliahan(gak juga sih:)..) dengan kejombloannya berharap dapat membuat semua mata tertuju padanya, hahahahahaaaa...
Tampilkan postingan dengan label Sepakbola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepakbola. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Maret 2009

>>>Bantai, Persipura kokoh di Puncak

Persipura Jayapura melanjutkan keperkasaannya di pentas Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009. Menjamu PSIS di Stadion Mandala, Jayapura, Minggu, 29 Maret 2009, Persipura menang telak 4-0.

Setelah sempat mendapat perlawanan ketat dari PSIS, Mutiara Hitam akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit ke-30 lewat kaki Alberto ‘Beto’ Goncalves. Beto kembali mencetak gol di penghujung babak pertama atau menit ke-42. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persipura kembali memperbesar keunggulannya pada menit ke-48 lewat kaki Boaz Solossa. Skor 3-0 tak membuat Persipura puas. Pada menit ke-71, Boaz mencetak gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan 4-0 bagi timnya.

Pertarungan yang dipimpin oleh wasit Fiator Ambarita ini sempat berjalan dalam tensi tinggi. Permainan keras dari kedua tim memaksa wasit untuk bertindak tegas. Sepanjang pertandingan, Fiator mengeluarkan empat kartu kuning dan satu kartu merah.

Kartu kuning itu diberikan kepada tiga pemain PSIS, Aziz Dnibi, Anderson Lekke, dan Heri Susilo. Sedangkan satu kartu kuning lainnya diberikan kepada Jack Komboy dari Persipura. Satu-satunya kartu merah yang keluar dari kantong Fiator juga diberikan kepada pemain Persipura, Ian Kabes. Ian diusir pada menit ke-77 karena menerima dua kartu kuning.

Berkat kemenangan ini, posisi Persipura di puncak klasemen sementara semakin kokoh. Hingga pertandingan ke-25, Persipira sudah mengantongi 55 poin. Sedangkan PSIS tetap tidak beranjak dari zona merah degradasi dengan koleksi 20 poin dari 25 kali pertandingan. [Marco Tampubolon/VIVAnews]

[+/-] Selengkapnya...

Selasa, 10 Maret 2009

>>>Perlu Stopper Lapis Dua

Keangkeran Stadion Brawijaya, Kediri, masih terjaga. Persik mengamankan keangkeran tersebut setelah mengandaskan Persipura Jayapura dengan skor 2-1 (1-0) dalam lanjutan Djarum Indonesia Super League (DISL) 2008/2009 tadi malam (9/3).


Saktiawan Sinaga kembali membuktikan kesaktiannya. Mantan striker PSMS Medan tersebut memborong dua gol kemenangan Persik masing-masing pada menit ke-19 dan 64. Sedangkan satu gol Persipura dilesakkkan Boas Salossa pada menit ke- 64.

Bagi Sakti, sapaan karib Saktiawan, itu adalah gol ketiganya dalam dua laga terakhir tim berjuluk Macan Putih tersebut. Sebelumnya, mantan tukang gedor timnas Indonesia tersebut juga menjadi penentu kemenangan Persik saat menjamu Persiwa Wamena.

Berkat raihan tiga angka atas Persipura, Persik mengalami lonjakan peringkat. Kini, Harianto dkk menghuni posisi ketujuh dengan 37 poin. Sementara, meski menelan kekalahan, Perspiura tetap kukuh di puncak klasemen sementara DISL dengan koleksi 46 angka.

“Lawan memang bermain bagus. Tapi, formasi yang kami terapkan ternyata mampu mengimbangi permainan mereka. Kami sengaja menempatkan dua gelandang bertahan untuk menghentikan tiga striker mereka,” terang Aji Santoso, pelatih Persik, setelah pertandingan.

Di sisi lain, kekalahan atas Macan Putih mengakhiri torehan positif Persipura di tiga laga terakhir. Sebelumnya, Eduard Ivakdalam dkk sukses menahan Persib Bandung serta menang atas Persela Lamongan dan Arema Malang.

Salah satu faktor kekalahan Persipura adalah absennya dua pilar di lini belakang, Bio Paulin serta Jack Komboy, karena akumulasi kartu. Absennya dua pemain tersebut membuat lini belakang Persipura keropos.

“Saya akui, kehilangan dua pemain tersebut memang sangat berpengaruh dalam pertandingan kali ini. Tapi, menurut saya, Persik memang bermain lebih bagus daripada Persipura,” ungkap asisten pelatih Persipura Mettu Duaramuri.


[+/-] Selengkapnya...

>>>Kekalahan Persipura dari Macan Putih

Persipura Jayapura, harus mengakui keunggulan Persik Kediri setelah dua gol dilesaikan Saktiawan Sinaga membawa 'Macan Putih' menang 2-1 atas 'Mutiara Hitam'.

Sejak wasit Aeng Suarlan memulai pertandingan, anak-anak Kediri langsung berusaha menguasai permainan. Pelatih Aji Santoso yang mengetahui startegi Persipura berhasil membongkar pertahanan Persipura yang dalam laga ini ditinggalkan Bio Pauline Piere dan Jack Komboy akibat terkena akumulasi kartu kuning.

Persik akhirnya unggul pada menit ke-19. Saktiawan Sinaga berhasil memanfaatkan bola muntah dengan tendangan ringan, setelah sebelumnya terjadi kemelut di depan gawang Jendri Pitoy.

Tertinggal satu gol, Persipura setidaknya menciptakan dua peluang emas kendati itu belum berhasil diubah jadi gol. Hingga berakhirnya babak pertama, keunggulan tetap menjadi milik tim tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Persipura yang dalam tiga pertandingan terakhirnya memperoleh hasil maksimal, meningkatkan daya serang. Namun serangan masih kandas di lini belakang Persik yang dikawal Hamka Hamzah dan Usep Munandar.

Persipura kemudian baru dapat menyamakan kedudukan pada menit ke-63 melalui tandukan Boaz Salosa. Gol dia cetak usai memanfaatkan umpan dari Ian Louis Kabes.

Kondisi berimbang tidak bertahan lama. Enam menit berselang Saktiawan Sinaga kambali mencetak gol untuk Persik. Gol tersebut dicetak melalui sundulan kepalanya.

Dalam 20 menit terakhir pertandingan, Persik lebih fokus ke pertahanan. Kondisi ini dimanfaatkan Persipura dengan terus melakukan serangan, meski tak kunjung bisa bikin gol setelah hampir seluruh pemain Persik turun ke jantung pertahanan.

Kemenangan 2-1 untuk Persik kemudian menjadi hasil akhir pertandingan seiring dengan dibunyikannya peluit panjang.

Manajer Persik, Iwan Boedianto tampak tak menduga akan skor akhir 2-1 buat Persik. Dia yang sebelumnya pesimistis mampu mengalahkan Persipura, tampak tak bisa menahan rasa bahagia. Dia menyebut hasil itu sebagai berkah luar biasa bahkan merasa sudah jadi juara.

"Rasanya seperti juara bisa mengalahkan Persipura. Saya sendiri tidak percaya dengan hasil ini, dan saya akui ini semua terjadi karena kuasa dari Allah," ujar Iwan sambil tersenyum.

[+/-] Selengkapnya...

Jumat, 06 Maret 2009

>>>Persipura Hantam Arema

Persipura BLOG

Persipura Jayapura membuat langkah Arema Malang menjauhi zona degradasi semakin berat. Tim Mutiara Hitam ini berhasil meluluhlantahkan Arema dengan lima gol tanpa balas.

Pada pertandingan yang disiarkan langsung antv ini, tim tuan rumah memang benar-benar merasakan ketajaman lini depan Persipura. Kekalahan ini membuat posisi Arema tak beranjak diperingkat tujuh klasemen sementara dengan total poin 27.

Sedangkan bagi Persipura, kemenangan ini membuat tim besutan Jacksen F Tiago kembali memuncaki klasemen sekaligus unggul tiga poin dari pesaing terdekatnya, Sriwijaya FC.

Gol Persipura sendiri dicetak masing-masing dua gol oleh Ernest Jeremiah dan Alberto "Beto" Goncalves serta satu gol dari bintang Papua Boaz Solossa.

Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 28 Februari 2009, gol pembuka Persipura ke gawang Singo Edan dicetak oleh Jeremiah. Umpan mendatar Ortizan Sajojo Solossa di menit 11 berhasil diteruskan tendangan keras Jeremiah sekaligus menaklukkan kiper Kurnia Mega.

Sadar pemain mudanya tak mampu bermain dengan tenang. Gusnul segera menarik keluar Rony Firmansyah dan memasukkan Hendra Ridwan di paruh babak pertama.

Namun lagi-lagi, Persipura kembali membuat publik Malang terdiam. Berawal dari serangan balik di menit 36, striker Beto berhasil mengecoh kapten Arema Suroso sebelum akhirnya melepaskan sontekan terukur ke gawang Kurnia Mega. Skor 2-0 bagi keunggulan Persipura ini bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Arema tetap tak menurunkan tempo. Meski berusaha membongkar pertahanan Persipura, Ranu T dan Patricio "Pato" Morales selalu gagal menembus trio pertahanan Persipura yang digalan Bio Paulin.

Meski terus mendapat tekanan, Persipura rupanya sangat piawai melakukan serangan balik. Jeremiah berhasil mencetak gol keduanya di pertandingan itu pada meni 60.

Tak mau kalah dengan rekan setimnya, Beto juga berhasil mencetak gol kedua di pertandingan itu 10 menit setelah go Jeremiah. Kedudukan sementara menjadi 4-0 buat tim tamu.

Pesta gol Mutiara Hitam disudahi dengan aksi Boaz Solossa di menit 79. Striker timnas Merah Putih ini berhasil mencetak gol penutup setelah berhasil mengecoh Kurnia Mega untuk kesekian kali. Kedudukan 5-0 ini terus berakhir hingga pertandingan usai.

Daftar pemain:
Persipura Jayapura: Jendry Pitoy, Viktor Igbonefo, Bio Paulin, Jack Komboy, Ricardo Sallampessy,Emanuel Wanggai, Eduard Ivakdalam (Ian Kabes 46'), Ortizon Solossa (Dadiv Da Rocha 74'), Boas Salossa, Jeremiah, Albeto Goncalves da Costa.

Arema Malang: Kurnia Mega, Edar Hendra, Boubakar Keita, Suroso, Beni Wahyudi, Fandy Mochtar, Ahmad Sembiring, Dendi Santoso, Rony Firmansyah (Hendra Ridwan 20'), Patrico Morales, Ranu Tri Sasongko. [toto pribadi/vivanews]

[+/-] Selengkapnya...

Jumat, 20 Februari 2009

>>>Persipura Hantam Persema

Babak 16 Besar Leg I Copa Indonesia
PERSIPURA [3] VS [0] PERSEMA

Satu kaki Persipura Jayapura telah berada di babak delapan besar Copa Indonesia 2008/2009. Ini terjadi setelah Mutiara Hitam -julukan Persipura- berhasil menekuk lawannya, Persema Malang 3-0 di leg pertama babak 16 besar yang digelar di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis, 19 Februari 2009.

Dua dari tiga gol Persipura dicetak Boaz Solossa. Striker timnas itu mencetak gol pada menit ke-20 dan 23. Sedangkan satu gol lainnya, dicetak oleh Alberto 'Beto' Goncalves di menit ke-30.

Berkat kemenangan ini, langkah Persipura untuk lolos ke babak 8 besar semakin mudah. Saat bertandang ke markas Persema Malang, Stadion Kanjuruhan, 4 Maret 2009 mendatang, Persipura hanya dituntut untuk terhindar dari kekalahan dengan selisih tiga gol.

"Pertandingan di Copa Indonesia 2008/2009 180 menit. Kami baru melewati 90 menit. Kemenangan ini tentu saja menjadi modal yang berharga bagi kami saat tampil di leg kedua nanti," kata Jacksen F Tiago, pelatih Persipura, saat dihubungi VIVAnews, Kamis, 19 Februari 2009.

Menurut Jacksen, timnya sebenarnya berpeluang untuk merebut kemenangan lebih dair 3-0. Sayang, sederet peluang yang didapat oleh trio penyerang Persipura, Boaz-Jeremiah-Beto hanya mampu memaksimalkan tiga saja.

"Secara umum anak-anak tampil agresif. Kami juga sebenarnya punya banyak peluang untuk mencetak gol. Sayang Tuhan baru menginginkan tiga gol saja," kata Jacksen.

Akan Tampil Beda di Leg Kedua
Unggul 3-0 di leg pertama membuat langkah Persipura menuju babak 8 besar terbuka lebar. Cukup menghindar dari kekalahan dengan agregat tiga gol saja, Persupura sudah mendapat kesempatan untuk bersaing menuju babak semifinal.

Dihadapkan pada kondisi ini, Jacksen tak mau terlena. Pelatih yang sempat menangani Persitara Jakarta Utara itu justru akan lebih waspada. Dia bahkan berniat untuk melakukan perubahan pada sistem permainan anak asuhnya.

"Kalau kami tadi main dengan agresifitas yang tinggi, saat di Persema hal itu mungkin sedikit berkurang. Kami akan mencoba melakukan beberpa perubahan agar kekuatan barisan pertahanan dan barisa penyerang. Apalagi, Persema sangat tangguh saat tampil di hadapan publiknya sendiri," kata Jacksen. [Irvan Beka, Marco Tampubolon/VIVANews]

[+/-] Selengkapnya...

>>>Persipura Hantam Persema

Babak 16 Besar Leg I Copa Indonesia
PERSIPURA [3] VS [0] PERSEMA

Satu kaki Persipura Jayapura telah berada di babak delapan besar Copa Indonesia 2008/2009. Ini terjadi setelah Mutiara Hitam -julukan Persipura- berhasil menekuk lawannya, Persema Malang 3-0 di leg pertama babak 16 besar yang digelar di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis, 19 Februari 2009.

Dua dari tiga gol Persipura dicetak Boaz Solossa. Striker timnas itu mencetak gol pada menit ke-20 dan 23. Sedangkan satu gol lainnya, dicetak oleh Alberto 'Beto' Goncalves di menit ke-30.

Berkat kemenangan ini, langkah Persipura untuk lolos ke babak 8 besar semakin mudah. Saat bertandang ke markas Persema Malang, Stadion Kanjuruhan, 4 Maret 2009 mendatang, Persipura hanya dituntut untuk terhindar dari kekalahan dengan selisih tiga gol.

"Pertandingan di Copa Indonesia 2008/2009 180 menit. Kami baru melewati 90 menit. Kemenangan ini tentu saja menjadi modal yang berharga bagi kami saat tampil di leg kedua nanti," kata Jacksen F Tiago, pelatih Persipura, saat dihubungi VIVAnews, Kamis, 19 Februari 2009.

Menurut Jacksen, timnya sebenarnya berpeluang untuk merebut kemenangan lebih dair 3-0. Sayang, sederet peluang yang didapat oleh trio penyerang Persipura, Boaz-Jeremiah-Beto hanya mampu memaksimalkan tiga saja.

"Secara umum anak-anak tampil agresif. Kami juga sebenarnya punya banyak peluang untuk mencetak gol. Sayang Tuhan baru menginginkan tiga gol saja," kata Jacksen.

Akan Tampil Beda di Leg Kedua
Unggul 3-0 di leg pertama membuat langkah Persipura menuju babak 8 besar terbuka lebar. Cukup menghindar dari kekalahan dengan agregat tiga gol saja, Persupura sudah mendapat kesempatan untuk bersaing menuju babak semifinal.

Dihadapkan pada kondisi ini, Jacksen tak mau terlena. Pelatih yang sempat menangani Persitara Jakarta Utara itu justru akan lebih waspada. Dia bahkan berniat untuk melakukan perubahan pada sistem permainan anak asuhnya.

"Kalau kami tadi main dengan agresifitas yang tinggi, saat di Persema hal itu mungkin sedikit berkurang. Kami akan mencoba melakukan beberpa perubahan agar kekuatan barisan pertahanan dan barisa penyerang. Apalagi, Persema sangat tangguh saat tampil di hadapan publiknya sendiri," kata Jacksen. [Irvan Beka, Marco Tampubolon/VIVANews]

[+/-] Selengkapnya...

Senin, 09 Februari 2009

>>>Persipura Kembali ke Puncak

Image Persipura BLog
Persipura Jayapura sukses menahan imbang Persib Bandung dengan skor 1-1 pada lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI). "Si Mutiara Hitam" lebih dulu unggul lewat gol Alberto 'Beto' Goncalves pada menit ke-57, sebelum Christian Gonzalez menyamakannya menjelang pertandingan usai.

Tambahan satu poin pada laga di Stadion si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Senin (9/2), ini membuat Persipura kembali ke puncak klasemen. Tim besutan Jacksen F Tiago tersebut menggeser posisi Sriwijaya FC yang sehari sebelumnya menduduki singgasana itu setelah menang 3-0 atas Arema Malang.

Kini, Persipura mengumpulkan total 40 poin, sama seperti yang diperoleh Sriwijaya. Namun tim "Cendrawasih" tersebut yang masih menyimpan satu pertandingan unggul selisih gol.

Sedangkan bagi Persib, raihan satu poin ini tentu saja tak terlalu banyak membantu. Karena, Maman Abdurachman dan kawan-kawan tetap di posisi 7 dengan total poin 32, terpaut satu poin dari Persela Lamongan yang berada di atasnya.

Tampil di hadapan puluhan ribu bobotoh--sebutan untuk pendukung Persib--yang memadati stadion, Persib lebih mendominasi pertandingan. Sejak peluit kick-off berbunyi, tim besutan Jaya Hartono itu bermain agresif.

Namun ketatnya barisan pertahanan Persipura membuat setiap serangan tuan rumah mental. Christian 'El Loco" Gonzalez yang melakukan debutnya bersama Persib pada laga itu nyaris hanya menjadi pajangan di atas lapangan karena pergerakannya bisa dimatikan. Babak pertama berakhir 0-0.

Usai jeda, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain. Jacksen memasukkan Boaz Salosa yang menggantikan Emanuel Wanggai. Ternyata keputusan mantan pelatih Persitara Jakarta Utara itu sangat tepat karena Boaz yang menciptakan peluang bagi Beto.

Menerima umpan panjang dari Ernest C Jeremiah di sektor kanan, Boaz yang beroperasi di sebelah kiri melepaskan umpan silang ke mulut gawang. Bola tak bisa dijangkau kiper Tema Mursadat sehingga Beto yang berdiri bebas dengan mudah menceploskan si kulit bundar ke dalam gawang yang sudah kosong.

Tertinggal 0-1, Persib tampil lebih agresif. "Maung Bandung" melancarkan serangan dari berbagai penjuru untuk meruntuhkan tembok pertahanan Persipura yang tampil sangat disiplin.

Kerja keras tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-81, ketika Christian Gonzalez lolos dari jebakan off-side ketika menerima tendangan dari lapangan tengah. Dengan kaki kirinya, mantan striker Persik Kediri itu melesakkan bola ke pojok kiri gawang dan tak bisa dihalau kiper Jendri Pitoy.

Gol ini mendapat sambutan hangat dari kubu Persib, karena inilah gol pertama bekas striker PSM Makassar itu dalam debutnya sebagai pemain pinjaman. Dan, satu gol itu membuat pemain yang baru bebas dari skorsing selama satu tahun tersebut--karena hukumannya dicabut oleh Ketua Umum PSSI Nurdin Halid--kembali sendirian memimpin daftar top skor LSI dengan torehan 15 gol. (LOU)

[+/-] Selengkapnya...

Jumat, 21 November 2008

>>>Gebuk Persiwa, Persipura Kokoh dipuncak Klasemen

Persipura Jayapura akhirnya mampu mewujudkan ambisinya menundukkan saudaranya sendiri, Persiwa Wamena. Tampil di hadapan publiknya sendiri, Satadion Mandala, Sabtu (25/10), Tim Mutiara Hitam ini menggebug Persiwa 2-0. Ini merupakan balasan. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Persipura selalu kalah dari Persiwa. Kini, mereka melakukan balasan sekaligus mempermantap posisinya di puncak klasemen Indonesia Super League (ISL) 2008.
Di posisi teratas, Persipura kini mengantongi nilai 39. Unggul empat poin dari Persiwa yang sebelumnya terus membayangi di urutan kedua.

Pada pertandingan itu, Persipura berusaha mengambil inisiatif serangan. Pelatih Jacksen Tiago menginstruksikan para pemainnya untuk tak membiarkan Persiwa berkembang.

Serangan deras yang dilakukan Persipura menghasilkan gol pada menit ke-16, melalui Victor Igbonefo. Dia memotong tendangan sudut yang dilakukan Ortisan Salossa. Gol kedua Persipura dipersembahkan Beto, setelah menerima umpan manis dari Bio Paulin.

[+/-] Selengkapnya...