WELCOME TO MY BLOG

Selamat datang di blog saya,
di blog ini teman-teman dapat menemukan berbagai hal tentang IT, Sepakbola ISL khususnya berita terkini tentang Persipura. Saya berharap teman-teman dapat menikmati blog ini. Terima Kasih. God Bless You.

Tentang Saya

Foto saya
seorang mahasiswa informatika di SWCU yang berharap akan jadi astronot kelak(gak nyambung..), yang sibuk dengan perkuliahan(gak juga sih:)..) dengan kejombloannya berharap dapat membuat semua mata tertuju padanya, hahahahahaaaa...

Jumat, 06 Maret 2009

>>>Persiapan menghadapi Persik

Setelah lolos ke 8 besar copa Dji Sam Soe Indonesia (CDSSI) mutiara hitam Persipura langsung mengalihkan perhatiannya pada Persik Kediri. Ya, calon lawannya itu lebih diuntungkan karena punya tenaga yang lebih disbanding Persipura yang harus bertanding tiga kali dalam sepuluh hari terakhir.

Untuk itu asisten pelatih Persipura Mettu Duaramuri langsung bersiap-siap menghadapi macan putih-julukan Persik Kediri. Dikatakan Mettu, pertandingan yang digelar dalam tempo lima hari lagi membutuhkan konsentrasi tinggi. Karena itu Persipura akan “bertapa” dulu di Malang.

Mettu menambahkan, selama persiapan melawan Persik Kediri, persipura sudah dipastikan akan ditemani oleh pelatih kepala Jacksen F Tiago, pasalnya sesuai dengan rencana pelatih yang izin menengok anaknya yang sedang sakit di Brasil tersebut, akan kembali lagi memimpin latihan Jumat (6/3), besok.

‘Ya, sesuai dengan rencana Jumat (6/3) pak Jacksen sudah tiba di Malang, ia kini dalam perjalanan ke indonesia,”paparnya.

Bagaimana dengan perasaannya menjadi pelatih? Mettu mengatakan dia sempat juga grogi, apalagi ketika itu Persipura sempat teringgal 0-1 dari tuan rumah, beruntung gol Victor dapat memacu serangan ke pertahanan Persema.

“Memang sempat grogi, karena saya harus berpikir mengenai stratgi dan taktik apa yang digunakan, pemain mana yang harus diganti dan dipertahankan, apalagi kami sempat ketinggalan 0-1, namun setelah melihat tim bertanding, dan Victor mulai menyamakan skor, saya makin semangat, akhirnya perasaan grogi hilang, untung saja tim bisa menang,”tukasnya dengan gembira. (cak/cenderawasihpos)

[+/-] Selengkapnya...

>>>Victor dan Boas, Penyelamat Persipura

Persipura BLOG

Persipura Jayapura menjadi tim pertama yang berhasil lolos ke babak delapan besar Copa Indonesia 2008/2009. Di babak 16 besar, Mutiara Hitam-julukan Persipura-menyingkirkan tim asal Divisi Utama, Persema Malang dengan agregat 5-1.

Di leg pertama, Persipura mengandaskan perlawanan Persema dengan skor telak 3-0. Sedangkan di leg kedua yang digelar di Stadion Gajayana, Malang, Persipura kembali mengalahkan tuan rumah Persema Malang 2-1.

Tuan rumah unggul lebih dulu lewat gol Brima Pepito menit ke-46. Sedangkan Persipura berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Victor Igbonefo menit ke-76. Gol kemenangan Persipura dicetak oleh Boaz Solossa pada menit ke-84.

Pada pertandingan yang disiarkan langsung tvOne ini, Persema yang tertinggal tiga gol di leg pertama mencoba menekan pertahanan Persipura. Peluang emas bahkan sudah dapat oleh pasukan Subangkit saat pertandingan baru berjalan satu menit lewat Brima Pepito. Sayang tendangannya masih terlalu lemah sehingga mudah diantisipasi kiper Persipura, Yandry Pitoy.

Persema terus meningkatkan gempurannya. Namun rapinya barisan pertahanan Persipura yang dimotori oleh Bio Paolin, Jack Komboy, dan Victor Igbonefo itu membuat penyerang-penyerang Persema kesulitan masih ke kotak penalti lawan.

Sebaliknya, Persipura justru mendapat peluang emas di menit ke-41. Hands ball yang dilakukan pemain belakang Persema, memaksa wasit memberikan hadiah penalti bagi Mutiara Hitam-julukan Persipura. Sayang, Boaz Solossa yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya ke sisi kiri gawang Persema masih mampu ditepis oleh I Komang Putra.

Persema mencoba bangkit dan kembali melancarkan gempuran ke barisan pertahanan tim tamu. Sayang, hingga babak pertama usai, skor tidak berubah 0-0.

Di babak kedua, Brima Pepito kembali mengancam gawang Persipura saat wasit Yandri meniup pluit tanda pertandingan dimulai. Bedanya, aksi Pepito kali ini berbuah hasil. Berawal dari sebuah umpan sepak pojok Zaenal Ichwan, Pepito mampu mencetak gol di menit 1' lewat tandukan keras ke sisi kiri gawang yang gagal diantisipai kiper Persipura, Yandry Pitoy.

Masih tertinggal dua gol, Persema memilih untuk tidak mengendurkan serangannya. Namun kali ini, perjuangan Jainal Ichwan cs lebih berat. Pasalnya, gengsi sebagai pemegang pimpinan puncak klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI) 2008/2009 membuat Persipura memilih untuk bermain terbuka.

Hasilnya, runner up Copa musim lalu itu berhasil menyamakan kedudukan lewat tandukan Victor Igbonefo menit ke-76 memanfaatkan bola liar di depan gawang Persema. Tak puas pulang dengan hasil seri, Persipura kembali menjebol gawang Persema di menit ke-84. Kali ini gol tercipta lewat kaki Boaz Solossa.

Striker timnas itu menjebol gawang Persema lewat tendangan terukur ke sisi kiri gawang I Komang Putra. Meski mencoba mengejar ketertinggalan di sisa waktu yang ada, Persema tak juga mampu mencetak gol. Hingga babak kedua berakhir, skor tak berubah 2-1 untuk Persipura. [Marco Tampubolon/vivanews]

[+/-] Selengkapnya...

>>>Persipura Hantam Arema

Persipura BLOG

Persipura Jayapura membuat langkah Arema Malang menjauhi zona degradasi semakin berat. Tim Mutiara Hitam ini berhasil meluluhlantahkan Arema dengan lima gol tanpa balas.

Pada pertandingan yang disiarkan langsung antv ini, tim tuan rumah memang benar-benar merasakan ketajaman lini depan Persipura. Kekalahan ini membuat posisi Arema tak beranjak diperingkat tujuh klasemen sementara dengan total poin 27.

Sedangkan bagi Persipura, kemenangan ini membuat tim besutan Jacksen F Tiago kembali memuncaki klasemen sekaligus unggul tiga poin dari pesaing terdekatnya, Sriwijaya FC.

Gol Persipura sendiri dicetak masing-masing dua gol oleh Ernest Jeremiah dan Alberto "Beto" Goncalves serta satu gol dari bintang Papua Boaz Solossa.

Bertanding di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 28 Februari 2009, gol pembuka Persipura ke gawang Singo Edan dicetak oleh Jeremiah. Umpan mendatar Ortizan Sajojo Solossa di menit 11 berhasil diteruskan tendangan keras Jeremiah sekaligus menaklukkan kiper Kurnia Mega.

Sadar pemain mudanya tak mampu bermain dengan tenang. Gusnul segera menarik keluar Rony Firmansyah dan memasukkan Hendra Ridwan di paruh babak pertama.

Namun lagi-lagi, Persipura kembali membuat publik Malang terdiam. Berawal dari serangan balik di menit 36, striker Beto berhasil mengecoh kapten Arema Suroso sebelum akhirnya melepaskan sontekan terukur ke gawang Kurnia Mega. Skor 2-0 bagi keunggulan Persipura ini bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Arema tetap tak menurunkan tempo. Meski berusaha membongkar pertahanan Persipura, Ranu T dan Patricio "Pato" Morales selalu gagal menembus trio pertahanan Persipura yang digalan Bio Paulin.

Meski terus mendapat tekanan, Persipura rupanya sangat piawai melakukan serangan balik. Jeremiah berhasil mencetak gol keduanya di pertandingan itu pada meni 60.

Tak mau kalah dengan rekan setimnya, Beto juga berhasil mencetak gol kedua di pertandingan itu 10 menit setelah go Jeremiah. Kedudukan sementara menjadi 4-0 buat tim tamu.

Pesta gol Mutiara Hitam disudahi dengan aksi Boaz Solossa di menit 79. Striker timnas Merah Putih ini berhasil mencetak gol penutup setelah berhasil mengecoh Kurnia Mega untuk kesekian kali. Kedudukan 5-0 ini terus berakhir hingga pertandingan usai.

Daftar pemain:
Persipura Jayapura: Jendry Pitoy, Viktor Igbonefo, Bio Paulin, Jack Komboy, Ricardo Sallampessy,Emanuel Wanggai, Eduard Ivakdalam (Ian Kabes 46'), Ortizon Solossa (Dadiv Da Rocha 74'), Boas Salossa, Jeremiah, Albeto Goncalves da Costa.

Arema Malang: Kurnia Mega, Edar Hendra, Boubakar Keita, Suroso, Beni Wahyudi, Fandy Mochtar, Ahmad Sembiring, Dendi Santoso, Rony Firmansyah (Hendra Ridwan 20'), Patrico Morales, Ranu Tri Sasongko. [toto pribadi/vivanews]

[+/-] Selengkapnya...

Jumat, 20 Februari 2009

>>>Persipura Hantam Persema

Babak 16 Besar Leg I Copa Indonesia
PERSIPURA [3] VS [0] PERSEMA

Satu kaki Persipura Jayapura telah berada di babak delapan besar Copa Indonesia 2008/2009. Ini terjadi setelah Mutiara Hitam -julukan Persipura- berhasil menekuk lawannya, Persema Malang 3-0 di leg pertama babak 16 besar yang digelar di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis, 19 Februari 2009.

Dua dari tiga gol Persipura dicetak Boaz Solossa. Striker timnas itu mencetak gol pada menit ke-20 dan 23. Sedangkan satu gol lainnya, dicetak oleh Alberto 'Beto' Goncalves di menit ke-30.

Berkat kemenangan ini, langkah Persipura untuk lolos ke babak 8 besar semakin mudah. Saat bertandang ke markas Persema Malang, Stadion Kanjuruhan, 4 Maret 2009 mendatang, Persipura hanya dituntut untuk terhindar dari kekalahan dengan selisih tiga gol.

"Pertandingan di Copa Indonesia 2008/2009 180 menit. Kami baru melewati 90 menit. Kemenangan ini tentu saja menjadi modal yang berharga bagi kami saat tampil di leg kedua nanti," kata Jacksen F Tiago, pelatih Persipura, saat dihubungi VIVAnews, Kamis, 19 Februari 2009.

Menurut Jacksen, timnya sebenarnya berpeluang untuk merebut kemenangan lebih dair 3-0. Sayang, sederet peluang yang didapat oleh trio penyerang Persipura, Boaz-Jeremiah-Beto hanya mampu memaksimalkan tiga saja.

"Secara umum anak-anak tampil agresif. Kami juga sebenarnya punya banyak peluang untuk mencetak gol. Sayang Tuhan baru menginginkan tiga gol saja," kata Jacksen.

Akan Tampil Beda di Leg Kedua
Unggul 3-0 di leg pertama membuat langkah Persipura menuju babak 8 besar terbuka lebar. Cukup menghindar dari kekalahan dengan agregat tiga gol saja, Persupura sudah mendapat kesempatan untuk bersaing menuju babak semifinal.

Dihadapkan pada kondisi ini, Jacksen tak mau terlena. Pelatih yang sempat menangani Persitara Jakarta Utara itu justru akan lebih waspada. Dia bahkan berniat untuk melakukan perubahan pada sistem permainan anak asuhnya.

"Kalau kami tadi main dengan agresifitas yang tinggi, saat di Persema hal itu mungkin sedikit berkurang. Kami akan mencoba melakukan beberpa perubahan agar kekuatan barisan pertahanan dan barisa penyerang. Apalagi, Persema sangat tangguh saat tampil di hadapan publiknya sendiri," kata Jacksen. [Irvan Beka, Marco Tampubolon/VIVANews]

[+/-] Selengkapnya...

>>>Persipura Hantam Persema

Babak 16 Besar Leg I Copa Indonesia
PERSIPURA [3] VS [0] PERSEMA

Satu kaki Persipura Jayapura telah berada di babak delapan besar Copa Indonesia 2008/2009. Ini terjadi setelah Mutiara Hitam -julukan Persipura- berhasil menekuk lawannya, Persema Malang 3-0 di leg pertama babak 16 besar yang digelar di Stadion Mandala, Jayapura, Kamis, 19 Februari 2009.

Dua dari tiga gol Persipura dicetak Boaz Solossa. Striker timnas itu mencetak gol pada menit ke-20 dan 23. Sedangkan satu gol lainnya, dicetak oleh Alberto 'Beto' Goncalves di menit ke-30.

Berkat kemenangan ini, langkah Persipura untuk lolos ke babak 8 besar semakin mudah. Saat bertandang ke markas Persema Malang, Stadion Kanjuruhan, 4 Maret 2009 mendatang, Persipura hanya dituntut untuk terhindar dari kekalahan dengan selisih tiga gol.

"Pertandingan di Copa Indonesia 2008/2009 180 menit. Kami baru melewati 90 menit. Kemenangan ini tentu saja menjadi modal yang berharga bagi kami saat tampil di leg kedua nanti," kata Jacksen F Tiago, pelatih Persipura, saat dihubungi VIVAnews, Kamis, 19 Februari 2009.

Menurut Jacksen, timnya sebenarnya berpeluang untuk merebut kemenangan lebih dair 3-0. Sayang, sederet peluang yang didapat oleh trio penyerang Persipura, Boaz-Jeremiah-Beto hanya mampu memaksimalkan tiga saja.

"Secara umum anak-anak tampil agresif. Kami juga sebenarnya punya banyak peluang untuk mencetak gol. Sayang Tuhan baru menginginkan tiga gol saja," kata Jacksen.

Akan Tampil Beda di Leg Kedua
Unggul 3-0 di leg pertama membuat langkah Persipura menuju babak 8 besar terbuka lebar. Cukup menghindar dari kekalahan dengan agregat tiga gol saja, Persupura sudah mendapat kesempatan untuk bersaing menuju babak semifinal.

Dihadapkan pada kondisi ini, Jacksen tak mau terlena. Pelatih yang sempat menangani Persitara Jakarta Utara itu justru akan lebih waspada. Dia bahkan berniat untuk melakukan perubahan pada sistem permainan anak asuhnya.

"Kalau kami tadi main dengan agresifitas yang tinggi, saat di Persema hal itu mungkin sedikit berkurang. Kami akan mencoba melakukan beberpa perubahan agar kekuatan barisan pertahanan dan barisa penyerang. Apalagi, Persema sangat tangguh saat tampil di hadapan publiknya sendiri," kata Jacksen. [Irvan Beka, Marco Tampubolon/VIVANews]

[+/-] Selengkapnya...